Lari Jarak Menengah

Lari Jarak Menengah | KampusPJOK - Lari adalah salah satu cabang olahraga atletik yang banyak dilakukan oleh masyarakat karena manfaat lari untuk kesehatan sangat baik, serta olahraga ini tidak membutuhkan alat yang mahal serta dapat dilakukan dimana saja, baik di tanah lapang atau dijalanan.

Olahraga lari sendiri telah dilombakan diberbagai event olahraga nasional maupun internasional. Olahraga ini dibagi menjadi beberapa kategori lomba yaitu lari jarak pendek (Sprint), lari jarak menengah dan lari jarak jauh.

Pada kesempatan ini kita akan mengenal kategori lari jarak menengah, teknik lari jarak menengah dan hal-hal yang harus diperhatikan pada lari jarak menengah.

Lari Jarak Menengah


Yang membedakan kategori lari dari mulai lari jarak dekat, lari jarak menengah hingga lari jarak jauh adalah jarak yang harus ditempuh. Berapakah jarak yang ditempuh dalam lari jarak menengah?

lari jarak menengah
fourfourtwo.com

Definisi Lari Jarak Menengah

Lari Jarak Menengah adalah olahraga lari yang menempuh jarak 800 m, 1500 m hingga 3000 m. Karena jarak yang ditempuh dalam lari jarak menengah ini berbeda dengan lari jarak jauh maupun lari jarak pendek, maka teknik yang digunakan oleh seorang pelaripun akan berbeda dengan kedua lari lainnya.

Dalam event lari jarak menengah, seorang pelari tak hanya dituntut untuk bisa berlari cepat, namun harus pandai mengatur energi, nafas dan kecepatannya. Jika dalam lari jarak pendek seorang pelari harus berlari sekencang-kencangnya hingga garis finish, hal ini tidak berlaku dalam lari jarak menengah.

Seorang perlari jarak menengah harus bisa mempertahankan kecepatan larinya dalam beberapa meter dan ada kalanya pelari tersebut harus menambah kecepatannya hingga maksimal ketika mendekati garis akhir.

Teknik Lari Jarak Menengah

Dalam lari jarak menengah, setidaknya ada tiga teknik dasar yang harus dikuasai oleh pelari, yakni seperti yang akan dijelaskan berikut ini:

1. Teknik Awalan dalam Lari Jarak Menengah

  • Setalah aba-aba (‘ya’) maka  atlit segera mulai berlari. Teknik lari jarak menengah, khususnya ketika berlari di bagian awal ini, posisi badan tegak lurus dan tetap rileks agar tenaga tidak banyak terkuras dan nafas tetap terjaga.
  • Kepala atlet tidak boleh menunduk akan tetapi harus segaris dengan punggung dan tatapan mata ke depan. Hal ini untuk menjaga pernapasan agar tidak terganggu jika kepala menunduk.
  • Gerak lengan diayunkan secara rileks dan mengikuti gerak tubuh. Lekuk lengan menyesuaikan dengan kecenderungan masing-masing atlet, namun ketika tangan mulai terayun ketika berlari, ayunan ke depan tinggi lengan tak melebihi bahu dan ayunan kebelakang tak melebihi pinggul. Jari-jari tangan diusahakan tetap terkepal namun selalu rileks.
  • Ketika berlari, posisi lutut saat kaki mengayun tak lebih tinggi dari pinggul. Kaki mendarat dengan tumpuan tumit dan menolak dengan kaki bagian depan atau ujung (tumit dan jari-jari kaki).
  • Pada awal-awal kecepatan tidak penuh, karena harus menjaga stamina dan pernafasan. Setelah mendekati garis finish, maka kecepatan dimaksimalkan.

2. Teknik Ketika di Tikungan dalam Lari Jarak Jauh


  • Usahakan untuk memilih bagian lintasan sebelah kiri
  • Ketika di tikungan tersebut badan agak miring kekiri
  • Kepalapun agak miring ke kiri
  • Sudut lengan kanan lebih lebar dari lengan kiri hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan.

3. Teknik Lari Jarak Menengah Saat Mendekati Garis Finish

  • Ketika seorang pelari mendekati garis finis maka diusahakan dada dicondongkan ke depan dan  kepala agak menunduk.
  • Jika di awal ayunan tangan ke belakang tak melebihi pinggul, maka ketika mendekati finish kedua lengan bisa terayun hingga melebihi pinggul untuk menambah kecepatan dan menjaga keseimbangan tubuh saat berlari dengan kecepatan tinggi.
  • Semakin mendekati finish maka berlari berlari semakin cepat hingga kecepatan penuh, tidak menengok kemana-mana, tidak mengurangi kecepatan.
  • Dan ketika mencapai garis finish, dada diputar ke salah satu sisi sehingga bahu maju kedepan dan menabrak pita garis finish.

Hal Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Lari Jarak Menengah

Berikut ini Hal-hal yang harus diperhatikan dalam lari jarak menengah :
  • Sikap badan harus selalu rileks dan kendor
  • Lengan diayunkan seenaknya disesuaikan dengan gerak kaki dan gerakannya tidak terlalu tinggi seperti pada lari cepat.
  • Badan condong ke depan kira-kira 1500 dari garis arah vertikal.
  • Langkah tetap lebar dengan tekanan pada ayunan kaki ke depan, lebar langkah harus sesuai dengan panjang tungkai.
  • Penguasaan pada kecepatan lari dan kondisi fisik serta daya tahan yang baik merupakan hal yang sangat penting bagi pelari jarak menengah.
Demikian Sobat Olahraga, informasi mengenai Lari Jarak Menengah yang bisa ketahui bersama-sama. Semoga bermanfaat..
Loading...

Belum ada Komentar untuk "Lari Jarak Menengah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel